Kamis, 07 Juni 2012
Back in Time
As the light dims by the clouds
The memories that are as cold as the raindrops that are pounding down the window
Are grabbing onto my heart
Sunk in the longing that gets heavier as time passes
Can I travel back time?
If you hug me just like you did before
Then I will be better
I follow the wet and rainy road
And look back to our memories
The blurry rain reminds me of you
And you fill up in my tears
It scatters – the times you were with me, the memories you were with me
Can I travel back time and hug you just like before?
Just for once, even if it’s last
I’ll be better
Rabu, 06 Juni 2012
Hibernation
Banyak
hal yang kamu ga ngerti.
Kita
ga bisa selalu sepaham.
Kalau
menurut kamu harus begitu, ya itu urusan kamu.
Ga
semua benda didunia tercipta untukmu.
Cintai yg sudah kau dapatkan..
Karena
sudah kubilang dari awal; facebook atau twitter tempatku menulis yg kumau,
Jika
dunia maya adalah tempat untuk aku melarikan diri yang terkadang kutaburi
amarah,
Dipuncak
amarah, altar ego mengaung keras....."aku (hampir) menang ,, yaa aku
(hampir) menang" katanya.
Cara
kita berpendapat berbeda.
Biarkan
aku sendiri dengan suaraku, kubiarkan kau berteriak dijalanmu.
Kita
ga bisa kaya gini terus. Mengacungkan jari telunjuk ke muka musuh.
Kita
bukan raja diktator dengan pedang permata.
Berhenti
jadi mata-mata….
Hasratmu
sementara puas, tapi apakah kau tau?
Penasaranmu
akan semakin haus untuk mencari bahkan menjatuhkan.
Banyak
hal terjadi karena sebuah alasan....
Alasan
untuk mencari tau, mengapa hal itu sampai terjadi?
Lihatlah betapa
mudah kau murka? Betapa mudah kau mencaci?
Oh, tidaaaaaaak
sang pangeran sedang mencari mangsa untuk hibernasinya.
Kita hanya berada disituasi yang salah, namun kini
tak ada waktu untuk berandai-andai kembali kemasa lalu. Masaku telah habis
dimakan lelah yang tak kunjung hilang....
Jangan menyesal.. kau hanya membangun sebuah
jendela diruang gelapku,mungkin aku pun akan membuat pintuku sendiri..
Sabtu, 02 Juni 2012
HeartBreak
Pernah merasa sakit
hati?
Ingin balas dendam?
Jika tidak sampai membalasnya pada orang lain,
bukankah berujung ke pembalasan pada diri sendiri?
Entah itu dengan membangun 'benteng' dan tidak mengijinkan
cinta lain masuk, entah itu dengan berpura-pura bersukacita dan menikmati hidup
yang hampa, entah..
Sampai kapan sakit hati itu berlangsung,, Adakah
yang tahu?
Sampai kita puas melihat banyaknya hati yang
lain merasakan perih layaknya yang kita rasakan?
Sampai kita bangga karna berhasil menjegal semua
hati yang mungkin menyakiti kita lagi?
Sampai kita tua?
Atau sampai kita sadar, bahwa cinta itu kita
lewatkan begitu saja saat dia mencoba mengulurkan tangannya, tulus?
Haruskah menunggu cinta itu hilang? Mati?
Jika tidak sampai membalasnya pada orang lain,
Entah itu dengan membangun 'benteng' dan tidak mengijinkan cinta lain masuk, entah itu dengan berpura-pura bersukacita dan menikmati hidup yang hampa, entah..
Sampai kapan sakit hati itu berlangsung,, Adakah yang tahu?
Sampai kita puas melihat banyaknya hati yang lain merasakan perih layaknya yang kita rasakan?
Sampai kita bangga karna berhasil menjegal semua hati yang mungkin menyakiti kita lagi?
Sampai kita tua?
Atau sampai kita sadar, bahwa cinta itu kita lewatkan begitu saja saat dia mencoba mengulurkan tangannya, tulus?
Haruskah menunggu cinta itu hilang? Mati?
Tidak... aku bukanlah sebodoh yang kalian kira..
Akan kuberitahu padamu bahwa, perasaan
tersakiti mungkin seperti cermin, disaat cermin itu retak menjadi serpihan .Ketimbang
memaksanya kembali utuh...lebih baik kamu merelakan dan membeli cermin yang
baru..
Terimakasih karena kau telah memberiku kesempatan untuk membenci.
Mungkin bila kau masih membuatku nyaman dengan rasa peduli palsumu,
Rasanya aku pasti sudah mati tanpa hati..
Jangan terlalu naif,
Aku hidup bukan untuk berlari mengejarmu.
Tapi.. aku akan menyaksikan drama "Romeo & Juliet" yang kau lakonkan,
Dimana saat mereka mati bersamaan..
Dan aku orang pertama yang akan ada di pemakaman kalian dengan senyum yang paling manis :)
Terimakasih karena kau telah memberiku kesempatan untuk membenci.
Mungkin bila kau masih membuatku nyaman dengan rasa peduli palsumu,
Rasanya aku pasti sudah mati tanpa hati..
Jangan terlalu naif,
Aku hidup bukan untuk berlari mengejarmu.
Tapi.. aku akan menyaksikan drama "Romeo & Juliet" yang kau lakonkan,
Dimana saat mereka mati bersamaan..
Dan aku orang pertama yang akan ada di pemakaman kalian dengan senyum yang paling manis :)
Langganan:
Postingan (Atom)